Awas APBD DKI “Siluman” Modus Baru Korupsi Uang Negara

Jakarta, (Warta Viral)- Ketua LSM LP Tipikor Jonatan meminta Gubernur Anies Baswedan untuk mengunggah hasil pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 ke sistem e-budgeting sebelum rapat badan anggaran (banggar).

“Kami tidak ingin nanti DPRD menyepakati uang rakyat yang tidak jelas isinya. Kita kwatir berbagai modus dilakukan demi menggarong anggaran karena sebelumnya sudah terjadi kontroversi karena anggaran naik sekitar tiga triliun dibanding rancangan anggaran yang diajukan Gubernur Djarot Saiful Hidayat pada 14 Juni 2017. ujar Jonatan, kepada Warta Viral, Jumat (8/11/2019).

Sebelumnya telah terbongkar ada sejumlah komponen anggaran yang dinilai ganjil karena jumlahnya cukup fantastis. Di antaranya pengadaan pasir senilai Rp52,16 miliar, helm proyek Rp34,27 miliar, cat tembok Rp18,91 miliar, thinner Rp40,1 miliar, cat minyak berwarna Rp19,78 miliar, cat tembok Rp18,9 miliar, penghapus cair Rp31 miliar, dan kaca bening Rp18,54 miliar.

Sebelumnya anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Ima Mahdiah mengungkap anggaran ini masuknya ke Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), yaitu alat peraga sekolah Disdik DKI. Berarti kan bukan untuk rehabilitasi sekolah. Untuk apa coba pasir, cat, thinner seperti ini?” kata Ima saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kamis (7/11/2019).

Ima tak yakin bahwa anggaran itu adalah dummy atau bersifat sementara. Karena anggaran ganjil dengan nilai fantastis itu ditemukan dari draf KUA-PPAS yang baru atau yang sudah direvisi. Rincian komponen anggaran itu didapatkan Ima langsung dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) usai pembahasan di Komisi E DPRD DKI.

“Kita memang sudah dikasih PDF-nya, tapi itu draf KUA-PPAS yang masih memiliki total anggaran Rp95 triliun. Nah, temuan anggaran ini masuk dalam KUA-PPAS yang sudah direvisi menjadi Rp89 triliun. Jadi aku minta yang ter-update, setelah kita sisir ketemu inilah,” jelasnya. (Wilson)

Facebook Comments

admin

wartaviral.com diterbitkan berdasarkan undang undang Pers nomor 40 tahun 1999 oleh PT Nasional Tritunggal Jayautama yang berlokasi di Jl. Perintis Kemerdekaan No 34, RT 01,RW 06, Kecamatan Kelapa Gading, RT.1/RW.6, Klp. Gading Tim., Jakarta Utara, DKI Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240.