Puskesmas Sipea-pea Pungli Uang ke Pasien

Tapteng, (Warta Viral) – Bagi warga yang berobat ke Puskesmas Sipea-pea, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah harus membayar Rp 16 ribu dalam setiap kali sekali kunjungan berobat.

“Biaya berobat ke puskesmas ini dikenakan biaya Rp 16 ribu ke pasien saat mendaftar berobat,” ujar Pasaribu salah seorang pasien kepada Warta Viral, Senin (13/12/2019).

Puskesmas Sipea-pea tidak memberikan pelayanan terbaik karena adanya pungutan biaya, katanya.

Hasil liputan Warta Viral menyebutkan, Kadis Kesehatan Kab. Tapteng mengatakan akreditasi puskesmas ini tujuannya untuk terwujudnya peningkatan mutu dibidang kesehatan. Pelayanan kesehatan oleh Puskesmas kepada masyarakat akan lebih baik kedepan seiring dengan terakeditasinya Puskesmas yang ada di Kab. Tapteng, seperti saat ini dilaksanakan survei akreditasi Puskesmas Sipea-pea.

“Sesuai dengan petunjuk Bupati Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani, apabila ada pasien yang berobat maka layani dengan baik. Jangan tanyakan BPJS atau administrasi lainnya duluan. Kalau sudah ditangani baru ditanyakan BPJS. Harapan saya kepada Pimpinan Puskesmas dan jajarannya harus berkomitmen untuk memajukan akreditasi puskesmas.

Akreditasi ini tidak berhenti disitu saja, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat meningkat, layani masyarakat setulus hati,” kata Kadis Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam saat menyampaikan sambutan di Puskesmas Sipea-pea didampingi Camat Sorkam Barat Rosniati Samosir, SE dan Kepala Puskesmas (Kapus) Sipea-pea dr. Julpan, M.K.M.

Selanjutnya, Nursyam menjelaskan bahwa visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah tercapainya kecamatan sehat menuju terwujudnya Indonesia sehat. Kecamatan sehat adalah gambaran masyarakat kecamatan masa depan yang ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan.

“Untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja, dan penerapan menajemen resiko dilaksanakan secara berkesinambungan di Puskesmas maka perlu dilakukan penilaian oleh eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, yaitu melalui mekanisme Akreditasi,” jelas Nursyam.

Lanjutnya, langkah-langkah persiapan menuju akreditasi puskesmas telah dilakukan Dinas Kesehatan Kab. Tapteng bersama Puskesmas sejak awal tahun 2019. Persiapan ini meliputi penggalangan komitmen tingkat kabupaten yang melibatkan OPD dan lintas sektor, penggalangan komitmen tingkat puskesmas di kecamatan dan lintas sektor di kecamatan, pendampingan puskesmas mulai pada tahap awal, survei akreditasi, dan akan dilanjutkan hingga pasca akreditasi, menyelenggarakan workshop audit internal/tinjauan manajemen dan workshop keselamatan pasien, melengkapi dokumen pendukung dan aspek legalitas lainnya dalam rangka mempersiapkan puskesmas agar dapat melalui survei akreditasi dengan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Selain itu, Kadis Kesehatan Kab. Tapteng menyebutkan dokumen lainnya yang bersifat moril tentunya sangat berpengaruh terhadap kesiapan puskesmas untuk dinilai.

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas dari Tim Pendamping Kabupaten, Pimpinan Puskesmas, dan seluruh Staf dalam mempersiapkan fisik bangunan, tata graha, dan dokumen puskesmas yang dipersyarakatkan, diharapkan penilaian Akreditasi Puskesmas ini mendapatkan hasil yang terbaik,” tutur Kadis Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam, S.K.M, M.Kes. (Rekson)

Facebook Comments

admin

wartaviral.com diterbitkan berdasarkan undang undang Pers nomor 40 tahun 1999 oleh PT Nasional Tritunggal Jayautama yang berlokasi di Jl. Perintis Kemerdekaan No 34, RT 01,RW 06, Kecamatan Kelapa Gading, RT.1/RW.6, Klp. Gading Tim., Jakarta Utara, DKI Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240.